Kamis, 26 Desember 2013

Kisah Kasih Sayang Ibu ku

Dear my blog..
apakah kau tau? betapa bahagia nya aku lahir kedunia ini..Aku adalah anak manusia pilihan yang sangat sangat beruntung, dimana ruh ku ditiupkan ke rahim seorang wanita yang baik hati, tegar dan selalu berbohong menutupi kesusahan beliau dengan senyuman surga yang teduh di depan ku agar aku tak pernah kahwatir dengan kesulitan yang beliau hadapi. Waktu ku kecil hingga saat ini kasih sayang beliau tidak pernah berkurang sedikit pun untuk ku malah ku pikir-pikir bertambah nya usia ku beliau semakin protektif kepada ku..bila ada yang bertanya "apakah kau merasa tidak senang bila ibu mu terlalu protektif kepada mu??" pasti akan ku jawab "aku selalu senang bila ibu memperhatikan aku, justru aku marah bila ibu membiarkan ku tersesat di dunia ini". Ibu..ibu..ibu..dan ibu kata apa yang paling indah ku ucapkan selain kata "ibu" ?? 

Ibu pernah bilang "anggaplah ibu sebagai teman curhat mu dikala kamu sedih maupun senang anakku, agar kau bisa berbagi pengalaman mu kepada ku..karna ibu sayang kepada mu.." teman-teman ku kagum kepada ibu ku, bagaimana tidak? disaat mereka takut menceritakan hari-hari mereka kepada ibu nya namun berbeda dengan ibuku yang menawarkan diri untuk menjadi pendengar yang baik untuk ku. Bangga nya aku!! terkadang ada juga orang yang mengira aku ini anak semata wayang karena saking lengket dan manja nya aku kepada ibu ku padahal aku memiliki satu saudara laki-laki. tidak habis-habis nya aku menceritakan betapa beruntungnya aku memiliki ibu seperti ini. Pernah suatu ketika keluarga kami dirundung masalah ekonomi saat itu, kau tau? ibu tetap masak masakan kesukaan ku, namun beliau hanya makan nasi dan tempe saja itupun tempe dibagi dua sama ayahku, aku menangis dibalik pintu kamar aku sedih melihat tegar nya ibu ku itu. Aku mengutuk diriku sendiri, mengapa tuhan memberikan anak tak berguna dikeluarga ini, namun saat aku marah kepada ibu mengapa bisa melahirkan anak sepertiku, justru ibu ku berkata lain katanya beliau beruntung bisa memiliki anak seperti aku sebab sebelum aku lahir kedunia, ibuku sempat mengalami pendarahan hebat yang diharuskan untuk siap kehilangan aku namun tuhan melindungi aku dan akhirnya aku tetap lahir ke dunia dengan usia kandungan ibu sewajarnya. ketika aku mendengar cerita ibu tentang ku, lagi-lagi aku menangis..yah menangis bahagia ibu berjuang bertarung nyawa demi mempertahankan aku.

Aku sadari waktu cepat sekali berlalu, dimana terkadang aku mengenang masa lalu yang kami lewati bersama. Air mata ini selalu menetes dikala aku menghitung waktu yang terbuang dan waktu yang akan datang, mengapa?? semakin hari semakin sempit pertemuan kami dibumi, umurku dan beliau semakin pendek, dan ku lihat kerutan di wajah nya semakin bertambah menandakan senja dibatas usia. Kasih sayang ibu sepanjang masa, perjuangan nya semata mata agar aku dapat bertahan hidup di dunia yang kejam ini. kadang perasaan takut menghantui ku, aku takut berpisah dengan ibu, aku takut ketika aku tidur aku tidak bisa membuka mataku lagi untuk melihat senyuman ibu dipagi hari atau justru ibu yang tak bisa melihat aku lagi. dan memang benar bahwa kasih ibu sepanjang masa sehingga aku merasa nyaman dipelukan ibuku. dear my blog ketika aku membuat tulisan tentang ibu ku ini, aku menitihkan air mata, tak sanggup aku untuk meluapkan perasaan ku tentang sepenggal cerita kasih sayang ibu kepada ku dan sesungguhnya masih banyak kisah yang tak dapat ku ingat satu-satu sebab kasih sayang ibu tak pernah bisa terhitung jumlahnya.

dear para pembaca..bila kau ingin tahu lebih banyak lagi betapa istimewa nya seorang wanita, sudi kiranya kau mau mampir ke web http://www.perempuan.com/ disana banyak sekali informasi mengenai wanita.


2 komentar: